Produksi Mobil Pedesaan Kiat Mahesa Nusantara Butuh Dana Rp 700 Miliar

 

 

Upsideandmotor.com – “Kerbau Besi Petani” atau mobil pedesaan Kiat Mahesa Nusantara buatan Kiat Motor targetkan akan mengaspal pada bulan Agustus 2018. Untuk memproduksi mobil sebanyak 16ribu unit itu membutuhkan dana sebesar Rp 700 miliar. Dan untuk mewijudkan target yang diimpikan, Kiat Motor berkolaborasi dengan beberapa industri kecil dan menengah (IKM) yang bergelut pada bidang industri otomotif.

Inisiator mobil pedesaan Mahesa, Sukiyat mengungkapkan produksi kendaraan tersebut akan memakai komponen lokal sejumlah 90%. “Makanya kita menggandeng sejumlah IKM untuk bahan materialnya,” ungkapnya.

Sukiyat mengatakan setidaknya terdapat sembilan IKM yang akan digandeng dalam produksi mobil pedesaan tersebut. IKM itu berasal dari kawasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

“Ada IKM Batur Jaya Ceper untuk pengecoran logam, ada IKM SAS di Solo yang akan memproduksi lampu dan karet, IKM YPTI yang bikin plastik dan percetakannya. Kemudian kita juga merencanakan kerja sama dengan Quick Yogyakarta untuk mesinnya, sedangkan bodi di Kiat motor, ” tuturnya.

Dia juga mengatakan bila semua proses perizinan sudah berhasil didapatkan dan dia akan langsung memproduksi mobil Mahesa. Dia menginginkan pada bulan Agustus 2018 telag diproduksi dan digunakan oleh masyarakat.

“Dana ada dari temen-teman investor yang jumlahnya mencapai Rp 700 miliar. Tidak ada support dana dari pemerintah. Support hanya soal perizinan dan regulasinya.  Nanti tempat merakitnya bisa di pabrik saya di Trucuk Klaten, selain itu juga bisa menempati lahan di eks pabrik gula Gondang Baru,” kata Sukiyat.

Sementara, untuk perawatan serta bengkel telah mempunyai rencana untuk menggunakan bengkel kelas otomotif milik Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di daerah.

“Nanti perawatannya dan bengkel bisa di SMK. Kan mereka juga bisa dapat uang dari jasa bengkel itu, ” ungkapnya.

Post Your Comment Here

Your email address will not be published. Required fields are marked *